Cursor

Selasa, 23 April 2013

Character Building "Kepribadian yang paling mempengaruhi dan kepribadian yang menghambat"


Kepribadian diri dan kepribadian yang menghambat

Kepribadian diri saya yang dapat mempengaruhinya diri saya tentang kepribadian diri saya adalah yang menonjol pada diri saya adalah mudah menyerah dalamengerjakan suatu pekerjaan, tidak terbuka. Kepribadian positif Kebiasaan hidup jujur, kebiasaan ini tidak hanya kita lakukan kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain, mengatakan kebenaran walaupun beresiko, merupakan bentuk komitmen positif yang dapat melatih kita menjadi pribadi yang teguh. Iman yang kuat, jika disekitar kita ada orang yang memiliki iman yang kuat bersyukurlah kita, karena berarti kita berada didekat orang yang berkepribadian baik(positif). Belajar dari kesulitan, orang yang berkepribadian positif sebenarnya tidak hanya terfokus pada pemecahan masalah saja, tetapi juga mengambil pelajaran dari setiap masalah yang dihadapi agar tidak terjatuh ke 2x nya pada lubang yang sama di masa selanjutnya. Dalam jiwa orang-orang yang seperti ini terdapat kepasrahan dan kepercayaan bahwa tuhan itu murah hati ( bukan berarti mereka tidak berusaha. Jadi kejujuran terbentuk dari kesadaran diri sendiri dan kebiasaan kita. Kebiasaan bertindak, jika ingin memilki kepribadian yang berkualitas maka kita harus melakukan pembiasaan-pembiasaan bertindak,bergerak, dan berusaha dalam meraih sesuatu yang kita kehendaki dengan kemampuan kita sendiri, Kebiasaan bersyukur, jika kia ingin mengubah diri menjadi pribadi yang berkualitas harus mampu melakukan kebiasaan “bersyukur” dalam kondisi apa pun. Memang bukan hal yang mudah untuk bersyukur, tapi kita dapat secara bertahap dengan mensyukuri kehidupan, nikmat, kesehatan, keluarga, sahabat dan lama kelamaan kita akan terbiasa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk sekalipun. Ada pula kepribadian negatif  Suka mencari aib orang lain, Memiliki sikap rendah hati, tujuan dari sikap rendah hati sebenarnya adalah memberikan suatu arahan dalam menjalani kehidupan yang sebenarnya dan untuk mencoba meruntuhkan sikap sombong dan kikir terhadap orang-orang yang diberi kenikmatan lebih. orang yang berkepribadian negatif, selalu disibukkan dengan mencari dan menyebarkan aib orang lain, selain itu orang seperti ini selalu mencela segala sesuatu yang menurutnya tidak bagus di matanya, serta tidak mampu menghargai hasil karya orang lain.

Yang menghambat kepribadian diri saya adalah lambat berfikir, pemalu, mudahtersinggung. Bagian diri yang tanpa disadari diri sendiri, tertutup terhadap dirinya, tetapi tersampaikan kepada orang lain atau diketahui oleh orang lain. Misalnya kebiasaan-kebiasaan, sifat-sifat, dan kemampuan tertentu yang tidak disadari ada pada diri sendiri, yang sering berpengaruh (positif atau negatif) dalam berhubungan dengan orang lain (misalnya sering membuat interupsi, kurang memperhatikan perasaan orang lain, senang membantah, membanggakan diri, dan sebagainya). Bagian diri yang disadari oleh diri sendiri, kepribadian yang menghambat tetapi secara sadar ditutup-tutupi atau disembunyikan terhadap orang lain. Mungkin juga orang tidak tahu bagaimana menyampaikan dirinya kepada orang lain (misalnya tidak setuju tentang pendapat orang lain, tetapi tidak dapat menyampaikan, Menganggap dirinya harus sempurna (Perfeksionis), dirinya harus yang paling betul. Mempunyai tuntutan yang besar pada diri sendiri, saya tidak boleh berbuat kesalahan, saya tidak boleh menyakiti orang lain. Bagian diri yang tidak dikenal diri sendiri dan orang lain ini berupa motif, kebutuhan yang tidak disadari, terlupakan atau didesak ke bawah sadar sehingga tidak dikenal lagi dan masih mempengaruhi tindakan orang dalam berhubungan dengan orang lain, Jadi saat dia menyakiti orang lain baik secara sengaja atau pun tidak, maka dia akan sulit untuk mengampuni diri sendiri. Orang yang tidak bisa mengampuni diri sendiri ditandai dengan penuh kemarahan pada dirinya, selalu mempunyai pandangan yang negatif dan merasa dia pantas untuk mendapatkan perlakuan buruk dari orang lain; tidak menyenangi dirinya sehingga hidup awut-awutan. namun kadang saya menjadi orang yang bermasa bodoh, walau ada suatu alasan tertentu, misalnya kalau saya mendapatkan tugas yang tidak jelas maksud dan tujuannya untuk apa saya kadang menjadi masa bodoh dan acuh tak acuh dalam mengerjakannya, dan apabila virus “malas” menyergapi saya , dengan sekejap saya bisa menjelma menjadi orang yang bermasa bodoh. Dan yang terakhir adalah Perasa , Diantara beberapa kepribadian yang menghambat pada diri saya adalah inilah kepribadian yang menghambat pada diri saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar